Cara Mengatasi Penyakit Kulit Menggunakan Obat Inflamasi Dermatosis

Posted on

Nurulu.com – Penggunaan  obat inflamasi dermatosis itu sendiri harus disesuaikan dengan jenis penyakit dermatosis yang diderita. Jika gejala yang muncul adalah berupa bintik-bintik kemerahan seperti gigitan nyamuk maka dapat disembuhkan atau diatasi menggunakan obat jenis betamethason. Sedangkan untuk dermatitis atopik tentu akan berbeda lagi jenis obat yang digunakan, termasuk juga dermatitis seboroik.

Mengenal Dermatitis

Cara Mengatasi Penyakit Kulit Menggunakan Obat Inflamasi Dermatosis
Cara Mengatasi Penyakit Kulit Menggunakan Obat Inflamasi Dermatosis

Dermatitis adalah sutu gejala peradangan kulit baik yang terjadi pada epidermis atau juga pada bagian dermis. Biasanya penderita akan mengalami gatal-gatal namun rasa gatal-gatal akibat penyakit dermatosis ini dapat disembuhkan dengan rajin mengkonsumsi sebuah obat inflamasi dermatosis.

Penyakit ini merupakan respon dari pengaruh dari dalam yaitu endogen dan faktor dari luar yakni eksogen. Dermatitis sendiri cenderung mempunyai perjalanan yang lama atau bersifat kronis dan relatif berulang. Penggunaan obat ini untuk penyakit kulit lainnya disesuaikan dengan stadium dari penyakit itu sendiri.

Salah satu penyakit yang sering diobati menggunakan obat ini adalah sejenis ruam,timbulnya ruam-ruam pada kulit menimbulkan rasa kurang nyaman bagi penderita nya.

Ruam itu sendiri adalah inflamasi dan perubahan warna yang terjadi pada kulit manusia dan akan menimbulkan benjolan, bersisik, mengelupas, gatal-gatal bahkan memicu timbulnya iritasi hal ini dapat diobati dengan menggunakan obat inflamasi dermatosis.

Beberapa penyebab terjadinya ruam pada kulit adalah karena alergi,kosmetik,efek samping obat-obatan dan beberapa indikasi penyakit lainnya untuk penanganan dari penderita dermatitis bervariasi, jika masih dalam tahap dermatitis ringan maka cukup dengan menjaga kebersihan daerah sekitar kulit saja dan meminum obat inflamasi dermatosis namun jika sudah tergolong dermatitis akut dapat menggunakan krim khusus bernama krim steoid.

Meskipun penyakit ini tidak menular namun hal ini tetap saja sangat penting untuk dipelajari dan diketahui sehingga kita dapat menghindari resikonya.

  • Gejala Penyakit Dermatitis

Untuk penyakit dermatitis sendiri dapat diketahui dari beberapa gejalanya yang sering terlihat antara lain:

  1. Ruam kemerahan.
  2. Gatal yang kadang-kadang terasa parah.
  3. Kulit terasa atau menjadi menebal dan pecah-pecah
  4. Bersisik dan terasa sakit saat disentuh atau bahkan muncul rasa nyeri.

Bahkan untuk dermatitis stadium lanjut atau tingkat yang lebih parah dapat menyebabkan pecahnya luka melepuh dan membentuk lapisan keras serta berwarna keckolatan yang menutupi lubang pecahnya kulit.  Gejala dermatitis seperti ini biasanya akan muncul kurang lebih 48 jam sedangkan pada dermatitis yang disebabkan oleh alergi akan membutuhkan waktu beberapa hari.

Selain gejala-gejala yang di sebutkan di atas masih ada lagi tingkat keparahan ruam yang muncul pada kulit  dipengaruhi oleh beberapa hal yaitu:

  1. Kekuatan zat penyebab munculnya ruam.
  2. Faktor lingkungan seperti suhu udara,aliran udara dan keringat.
  3. Faktor genetika yang mempengaruhi respon tubuh seseorng saat berhubungan atau kontak dengan zat-zat tertentu.
  4. Lamanya atau durasi terkena zat penyebab dermatitis.

Jika gejala-gejala yang timbul masih tergolong dalam kategori awal atau ringan maka dapat diatasi menggunakan obat inflamasi dermatosis yang dapat ditemukan dengan mudah di apotek sekitar. Namun jika gejala sudah menampakkan keluarnya nanah dari kulit, rasa nyeri yang semakin meningkat bahkan merasa demam maka segera mendatangi dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Itu dia Cara Mengatasi Penyakit Kulit Menggunakan Obat Inflamasi Dermatosis yang bisa anda coba lakukan. Semoga bermanfaat!

Baca juga: 11 Jenis Penyakit Pada Kulit yang Perlu Anda Tau