Ini Dia Beberapa Gejala Usus Buntu yang Perlu Diwaspadai

Posted on

Usus buntu merupakan salah satu penyakit yang perlu segera ditangani secara medis, khususnya dengan melakukan operasi, sebab bila tidak hal tersebut dapat mengakibatkan komplikasi yang akan berdampak lebih buruk.

Usus Buntu
Usus Buntu

Sesuai namanya, usus buntu merupakan suatu penyakit yang menyerang usus yang ujungnya buntu yang letaknya ada di perut bagian kanan bawah. Usus buntu yang mengalami peradangan atau inflamasi akan mengakibatkan rasa sakit yang cukup hebat, dan untuk mengatasinya, biasanya orang tersebut perlu untuk dibawa ke meja operasi. Ya, penanganan medis yang tepat dan cepat memang sangat diperlukan untuk mengobati penyakit ini, sebab bila tidak usus buntu yang mengalami peradangan tersebut dapat pecah dan akhirnya organ perut yang lainnya pun akan terkontaminasi.

Pada dasarnya, ada dua penyebab usus buntu, yang pertama adalah terjadi penyumbatan di bagian usus, dalam hal ini ada sisa makanan dan kotoran mengendap di usus dan mengakibatkan usus buntu terisi oleh sisa makanan dan kotoran tersebut, contoh sisa makanan yang dapat menyumbat usus adalah jambu biji, sedangkan faktor kedua yang menyebabkan peradangan usus buntu karena ada infeksi usus karena virus atau bakteri, contohnya seperti infeksi virus gastrointestinal atau bakteri escheria coli.

Nah, agar terhindar dari dampak yang lebih buruk ketika terjadi usus buntu, maka selain mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya usus buntu, anda juga perlu mewaspadai mengenai gejala usus buntu, agar anda tidak sampai mengalami komplikasi.

  • Perut terasa kembung

    Perut kembung merupakan salah satu gejala awal dari radang di bagian usus buntu. Biasanya, lokasi perut yang terasa paling tidak enak adalah di bagian ulu hati dan pada umumnya rasa kembung pada perut ini hanya berlangsung selama 12 jam atau paling lama sehari, sebab setelah itu rasa yang akan lebih terasa adalah rasa nyeri

  • Rasa nyeri di bagian ulu hati

    Biasanya gejala usus buntu yang satu ini sering disalah artikan dengan maag, sebab rasa nyerinya memang tidak terlalu berbeda, hanya saja meskipun sudah diberi obat maag, nyeri pada ulu hati ini tidak akan reda dan akan bertahan selama seharian, sebelum menjalar ke perut bagian kanan bawah

  • Rasa nyeri di bagian perut kanan bawah

    Rasa nyeri ini adalah kelanjutan rasa nyeri di ulu hati. Bila dibiarkan rasa nyeri ini akan terasa semakin hebat apalagi ketika anda bergerak, batuk dan juga bersin

  • Nafsu makan hilang

    Seseorang yang menderita usus buntu akan mengalami kehilangan nafsu makan yang cukup drastis, bahkan biasanya rasa tidak nafsu makan ini sudah muncul ketika anda belum terlalu merasakan nyeri di bagian perut kanan bawah

  • Mual dan muntah

    Ketika mengalami nyeri di bagian perut kanan bawah, biasanya akan juga diikuti dengan rasa mual dan ingin muntah. Bila gejala ini semakin memburuk maka kemungkinan besar usus buntu anda memang sedang bermasalah

  • Diare/Sulit BAB dan sulit buang gas

    Bila terjadi radang usus buntu, maka ada dua kemungkinan, anda akan mengalami diare atau malah mungkin mengalami kesulitan buang air besar, selain itu, gejala usus buntu juga akan membuat anda merasa kesulitan untuk buang gas

  • Demam

    Karena terjadi akumulasi bakteri di dalam usus buntu, maka hal tersebut akan membuat anda demam, pada awalnya demam yang terjadi hanyalah suhu tubuh yang menghangat namun bila dibiarkan maka suhu tubuh pun semakin lama semakin meningkat.

Itulah beberapa gejala usus buntu yang sangat perlu untuk anda waspadai, dan untuk mengatasinya sebaiknya anda segera memeriksakan diri ke dokter, sebab penanganan medis yang cepat dan tepat sangat diperlukan untuk mengobati penyakit ini. Bila usus buntu dapat terdeteksi sejak dini, maka operasi yang dilakukan pun tidak akan terlalu parah.