Pengertian Motif Ekonomi, Macam Motif Ekonomi dan Contoh

Posted on

Pengertian Motif Ekonomi itu apa? Mungkin masih banyak dari kamu yang belum mengetahuinya secara jelas. Selain pertanyaan itu, pertanyaan lain mulai dari pengertian prinsip ekonomi, macam macam motif ekonomi dan motif non ekonomi sering kali jadi pertanyaan yang muncul. Buat kamu yang sudah tahu, mungkin dapat dengan mudah menjawab semua pertanyaan tersebut. Kalau nanti kamu sudah paham pasti dapat juga memberikan contoh motif ekonomi dalam kehidupan sehari-hari. Namun, kalau belum tahu, langsung saja lihat jawabannya dibawah ini ya.

Pengertian Motif Ekonomi dan Macam-Macam Motif Ekonomi

Pengertian Motif Ekonomi Macam Motif Ekonomi dan Contoh
Pengertian Motif Ekonomi Macam Motif Ekonomi dan Contoh

Pengertian motif ekonomi adalah sebuah dorongan atau alasan yang mendasari seseorang untuk melakukan kegiatan atau tindakan ekonomi. Singkatnya, motif ekonomi adalah alasan dasar mengapa seseorang melakukan aktivitas ekonomi. Aktivitas ekonomi sendiri berarti aktivitas yang dilakukan seseorang untuk memenuhi kebutuhannya. Motif ekonomilah yang menyebabkan adanya kegiatan produksi, konsumsi, dan distribusi.

  1. Macam-macam motif ekonomi

Berdasarkan pengertian motif ekonomi di atas, motif ekonomi berkaitan langsung dengan pelaku ekonomi. Berikut ini adalah motif motif ekonomi berdasarkan pelaku ekonominya:

  • Motif Individu.

Motif ini muncul karena adanya dorongan atau keinginan seseorang untuk sejahtera. Ada empat kategori dalam motif individu, yaitu motif untuk meningkatkan taraf hidup, motif untuk aktualisasi diri, motif untuk mendapatkan kekuasaan ekonomi, dan motif untuk membantu sesama. Motif aktualisasi diri juga dapat digolongkan sebagai motif non ekonomi.

  • Motif Organisasi atau Perusahaan.

Seperti terlihat dari namanya, motif ini dimiliki oleh perusahaan atau organisasi. Ada tiga kategori dalam motif ekonomi oleh organisasi atau perusahaan, yaitu motif untuk memproduksi barang dengan harga murah, motif untuk mendapatkan keuntungan, dan motif untuk menjaga kelangsungan organisasi atau perusahaan.

Selain berdasarkan pelaku ekonominya, ada macam macam motif ekonomi berdasarkan faktor penyebab munculnya motif ekonomi. Motif-motif tersebut meliputi:

  • Motif Intrinsik.

Motif ini adalah motif yang muncul dari dalam diri tanpa adanya pengaruh dari luar atau eksternal. Motif ini muncul murni atas keinginan seseorang sendiri. Contoh motif ekonomi dalam kehidupan sehari-hari adalah ketika sedang lapar maka orang akan membeli makanan.

  • Motif Ektsrinsik.

Motif ini adalah motif yang muncul karena adanya pengaruh dari luar atau faktor eksternal. Umumnya, motif ekstrinsik tidak sepenuhnya muncul dari diri seseorang. Misalnya, ketika ada teman yang memiliki sepatu baru lalu muncul keinginan untuk membeli sepatu baru juga.

  1. Motif Ekonomi Berkaitan dengan Prinsip Ekonomi

Pengertian prinsip ekonomi adalah usaha demi mendapatkan sebuah hasil tertentu dengan meminimalisir pengorbanan yang dilakukan. Selain itu, prinsip ekonomi juga bisa diartikan sebagai sebuah tindakan untuk memenuhi kebutuhan dengan mengeluarkan biaya yang seminimal mungkin. Prinsip ekonomi bertujuan agar pelaku ekonomi dapat memenuhi kebutuhan ekonomi secara efisien.

Motif ekonomi memang berkaitan erat dengan prinsip ekonomi, karena dasar dari prinsip ekonomi adalah motif ekonomi itu sendiri. Keinginan manusia untuk memenuhi kebutuhannya (motif ekonomi) akan disertai dengan prinsip ekonomi agar tetap dapat memenuhi kebutuhan ekonomi tanpa harus mengeluarkan biaya yang berlebihan.

Jadi, pada dasarnya pengertian motif ekonomi mengacu pada dorongan untuk memenuhi kebutuhan yang muncul dari diri sendiri. Motif ekonomi ini kemudian diturunkan dalam berbagai macam motif berdasarkan pelaku ekonomi dan penyebabnya, yang menjelaskan bagaimana seluruh kegiatan ekonomi terjadi.

Berikut itulah Pengertian Motif Ekonomi, macam macam motif ekonomi dan pengertian prinsip ekonomi yang dapat kami jelaskan pada kesempatan kali ini. Semoga penjelasan diatas dapat membantu dan menambah wawasan kamu ya para pembaca.

Baca: Ini Dia 3 Alasan Dasar Mengapa Anda Harus Menulis Puisi Kehidupan