Budidaya Ayam Kampung: Sistem Ternak dan Syarat Usaha Ternak Skala Kecil

Posted on

Nurulku.com – Budidaya ayam kampung sudah menjadi salah satu bidang usaha favorite masyarakat baik di desa maupun perkotaan. Banyak rumah-rumah di pedesaan yang memilih ternak ayam rumahan karena dinilai lebih sedikit modal awal dan biaya pemeliharaannya. Selain itu, ayam kampung memiliki harga jual yang relatif stabil dan terus menanjak dibandingkan dengan ayam jenis lainnya, seperti ayam potong atau ayam petelur. Usaha ternak ayam ini juga dapat dilakukan secara part time maupun full time sehingga tidak memerlukan banyak waktu dan mengganggu kesibukan lainnya.

Strategi Jitu Budidaya Ayam Kampung

Strategi Jitu Budidaya Ayam Kampung
Strategi Jitu Budidaya Ayam Kampung

Meski terbilang tidak begitu sulit alias mudah, bukan berarti ternak ayam rumahan tidak memerlukan teknik tertentu. Untuk bisa berhasil dalam menjalankan usaha ini, diperlukan serangkaian strategi yang jitu. Karena cara beternak ayam kampung berbeda dengan cara beternak ayam potong, ayam arab atau jenis unggas lainnya. Nah, berikut ini ulasan mengenai strategi jitu dalam budidaya ayam kampung yang akan membuat ternak yang paling cepat panen.

  • Carilah Informasi Tepercaya Sebelum Ternak Ayam Rumahan

    • Langkah pertama yang harus Anda lakukan sebelum memulai usaha ternak ayam kampung yaitu mencari informasi sedalam-dalamnya tentang cara beternak ayam kampung mulai dari persiapan kandang, pemilihan bibit, pemeliharaan hingga pemanenan. Anda bisa mendapatkan informasi tersebut melalui sumber-sumber tepercaya, misalkan para peternak yang telah berpengalaman, buku-buku, jurnal ilmiah dan artikel tentang cara ternak ayam kampung yang baik dan benar. Mulailah mengumpulkan dan membaca setiap refensi tersebut mulai dari sekarang. Pastikan Anda memahami semuanya dengan baik.
  • Penuhi Semua Persyaratan Ternak yang Paling Cepat Panen

    • Ternak ayam rumahan atau kampung sudah menjadi tradisi tersendiri bagi masyarakat di pedesaan. Biasanya mereka memelihara ayam kampung dengan sistem umbaran, yakni ayam dibiarkan mencari makan sendiri di luar rumah dan baru dikandangkan setelah petang. Terkadang diberi makan dengan sisa-sisa makanan, seperti nasi, lauk atau sayuran.
    • Sebenarnya sistem ternak ayam seperti itu masih kurang tepat, karena ayam kampung yang diumbar bebas bisa saja memakan benda-benda asing yang salah, terkena bakteri dan virus penyakit atau mengalami hal salah lainnya. Sejatinya Anda harus memenuhi seluruh persyaratan dalam ternak ayam kampung sesuai dengan ketentuan yang tepat untuk bisa menghasilkan ayam kampung yang berkualitas dan paling cepat panen. Perhatikan semua persyaratannya mulai dari kebutuhan lahan, ukuran kandang, umur bibit, pemberian pakan, vaksin dan sebagainya.
Fokus Pada Jenis Usaha Ternak Ayam
Fokus Pada Jenis Usaha Ternak Ayam
  • Fokus Pada Jenis Usaha Ternak Ayam

    • Ada 2 tipe ayam kampung yang bisa diternak yaitu ayam pedaging dan ayam petelur. Anda harus menentukan mana yang akan menjadi fokus usaha Anda. Apabila Anda seorang pemula, maka sebaiknya fokuslah pada satu bidang ternak ayam kampung. Jangan langsung keduanya karena masing-masing memiliki ketentuan yang berbeda.
    • Usaha ternak ayam petelur berfokus pada bagaimana menghasilkan telur dengan jumlah yang besar dan kualitas yang bagus. Sedangkan untuk ayam pedaging berfokus pada bagaimana cara menghasilkan ayam dengan bobot yang besar dan daging yang enak untuk dikonsumsi. Salah satu harus ditentukan sedari pemilihan bibit ayam kampung atau DOC dan sistem pemeliharaannya. Pahami seluruhnya dengan baik agar Anda tidak tertukar dalam pemeliharaannya.
  • Mulailah Usaha Ternak Ayam Kampung dari Skala Kecil

    • Sebagai peternak ayam kampung pemula, kami sarankan Anda untuk memulai usaha ini dari skala yang kecil. Meskipun modal investasi yang Anda miliki terbilang cukup besar. Mengapa? Karena semakin besar skalanya, semakin besar pula risiko yang mungkin terjadi. Sedangkan risiko tersebut hanya dapat diatasi jika Anda sudah berpengalaman. Jadi, mulailah ternak ayam dari jumlah puluhan sampai Anda memahami setiap proses pemeliharannya.
    • Dari situlah Anda akan tahu dimana letak kesalahan Anda dan kemudian memperbaikinya di periode berikutnya. Seiring berjalannya waktu, Anda pasti bisa mengembangkan usaha ternak ayam kampung Anda hingga sesuai dengan impian Anda. Asalkan Anda memang sungguh-sungguh dalam mengelolanya.
Pilihlah Sistem Ternak Ayam Kampung yang Paling Mudah
Pilihlah Sistem Ternak Ayam Kampung yang Paling Mudah
  • Pilihlah Sistem Ternak Ayam Kampung yang Paling Mudah

    • Ada berbagai sistem beternak unggas, mulai dari yang paling mudah, sedang hingga sulit. Pilihlah sistem yang paling mudah dipelajari dan diterapkan. Namun, tetap harus fokus pada pemeliharannya. Usahakan Anda tidak menggunakan sistem umbaran atau ternak ayam rumahan jika memang Anda serius ingin mengembangkan ayam kampung tersebut.
    • Sistem ternak ayam rumahan memiliki kelemahan dimana pertambahan bobot ayam cenderung lama dan rentan terhadap penyakit. Sementara sistem ternak unggas yang lebih semi intensif akan menghasilkan ayam kampung dengan kualitas yang lebih bagus.

Itulah beberapa strategi jitu dalam budidaya ayam kampung yang dapat membantu Anda dalam mencapai keberhasilan dalam ternak ayam kampung. Pahami setiap poinnya dengan benar sebelum Anda menerapkannya di kehidupan nyata. Fokus dan teruslah berusaha maka Anda akan memetik hasil yang gemilang!

ARTIKEL TERKAIT