Letak Kerajaan Demak, Nama Pendiri dan Latar Belakang Kerajaan Islam Pertama

Posted on

Letak Kerajaan Demak itu dimana sih? mungkin banyak dari kita yang belum tahu dimana letak kerajaan Demak tepatnya. Tak hanya itu saja, sebagai kerajaan islam pertama di pulau jawa tentu kita juga harus memahami dan mengetahui latar belakang berdirinya kerajaan demak serta siapa pendiri kerajaan demak itu? Jika kamu belum tahu dan ingin tahu semua jawaban dari pertanyaan tersebut. Langsung saja yuk dibaca ulasannya dibawah ini

Letak, Latar Belakang dan Pendiri kerajaan Demak

Letak Kerajaan Demak Nama Pendiri dan Latar Belakang Kerajaan Islam Pertama di Pulau Jawa
Letak Kerajaan Demak Nama Pendiri dan Latar Belakang Kerajaan Islam Pertama di Pulau Jawa

Kembali ke pertanyaan awal. Dimanakah letak kerajaan demak itu? Perlu kamu ketahui bahwa Letak kerajaan Demak pada saat itu ada di tepi pantai laut Jawa bagian Utara dan merupakan kerajaan yang makmur. Kerajaan Demak dikenal sebagai kerajaan terkuat di Jawa pada saat itu dan tidak ada satupun yang dapat mengalahkannya.

Untuk informasi spesifik tentang tentang cikal bakal kerajaan Demak, perhatikan fakta-fakta di bawah ini:

  • Pendiri Kerajaan Demak

Pendiri kerajaan Demak adalah Raden Patah. Raden Patah adalah anak dari raja kerajaan Majapahit Brawijaya dan selirnya. Selir dari raja Brawijaya ini berasal dari etnis Tionghoa. Melihat selirnya hamil, istri raja Brawijaya yaitu ratu Dwarawati menyuruh raja Brawijaya untuk membuangnya. Selir tersebut kemudian pergi ke Palembang untuk bernaung pada Arya Damar, anak dari raja Brawijaya. Setelah Raden Patah lahir, ibunya menikah dengan Arya Damar dan dikarunai anak bernama Raden Kusen. Walaupun Raden Patah dibesarkan di Palembang, yang menjadi letak kerajaan Demak nantinya bukanlah Palembang.

Setelah beranjak dewasa, Raden Patah meninggalkan Palembang untuk kembali ke Jawa karena ingin memperdalam agama Islam. Kemudian, Raden Patah berguru pada Sunan Ampel untuk mendalami agama Islam di Surabaya. Setelah beberapa tahun, Raden Patah mendirikan pesantren di hutan Glagah Wangi. Melihat hal ini, raja Brawijaya mengundang Raden Patah ke kerajaannya yang pada akhirnya membuat Raden Patah menjadi bupati Glagah Wangi. Tidak lama kemudian, Raden Patah mengubah nama Glagah Wangi menjadi Demak yang kerajaannya menjadi pusat penyebaran agama Islam di Jawa.

  • Latar Belakang Berdirinya Kerajaan Demak

Apakah latar belakang berdirinya kerajaan Demak? Mungkin hal ini memiliki berbagai versi. Namun dalam Babad Jawi, dikisahkan adanya pemberontakan Raden Patah terhadap kerajaan Majapahit. Pada awalnya, guru mengaji Raden patah yaitu Sunan Ampel melarang Raden Patah untuk memberontak pada raja kerajaan Majapahit yaitu Brawijaya yang merupakan ayah kandung dari Raden Patah sendiri. Meskipun raja Brawijaya memiliki agama yang berbeda, Sunan Ampel tetap melarangnya.

Hal ini ditanggapi dengan baik oleh Raden Patah yang berjanji untuk tidak melakukan pemberontakan terhadap raja Brawijaya dan kerajaan Majapahit. Namun, setelah Sunan Ampel wafat, janji tersebut ia ingkari dan pemberontakan pun terjadi. Dalam pemberontakan tersebut raja Brawijaya pun terbunuh. Setelah itu, kerajaan Demak berkembang, dan dari perkembangan ini, membuat kerajaan Demak menjadi kerajaan yang kuat dan ditakuti oleh lawan-lawannya. Meskipun begitu, kerajaan Demak adalah kerajaan Islam pertama di pulau Jawa yang juga menjadi pusat penyebaran agama Islam pertama di pulau Jawa.

Jadi, sejarah berdirinya kerajaan Demak memang cukup berliku dan diiringi banyak cerita dan knoflik. Raden Patah bukan hanya berhasil berangkat dari statusnya yang anak selir, tetapi juga menjadi pendiri salah satu kerajaan terpenting dalam sejarah Indonesia. Letak kerajaan Demak juga jauh dari tempat dimana Raden Patah dibesarkan. Bukan hanya memiliki sejarah besar, kerajaan Demak juga meninggalkan warisan besar bagi bangsa ini.

Berikut itulah informasi mengenai letak kerajaan Demak yang merupakan kerajaan islam pertama di pulau jawa. Selain itu juga latar belakang berdirinya kerajaan demak dan Nama pendiri kerajaan demak.

Baca: 6 Cara Merawat Celana Jeans Supaya Awet