Nama Obat Pencegah Kehamilan di Apotik dan Jamu Supaya Tidak Hamil

Posted on

Obat Pencegah Kehamilan agar tidak hamil itu apa? Banyak dari para wanita atau pasangan yang belum ingin mempunyai anak terlebih dahulu. Oleh karena itu biasanya mereka akan mengkonsumsi obat pencegah kehamilan di apotik ataupun jamu pencegah kehamilan. Buat yang sudah tahu mungkin tidak ada masalah lagi. Namun, untuk yang belum mengetahui nama obat supaya tidak hamil di apotik itu apa saja, tentu penting untuk membaca artikel ini. Karena pada artikel ini juga akan pula dijelakan nama obat pencegah kehamilan selain pil kb? Apa sajakah itu? lihat dan temukan semua jawabannya dibawah ini.

Nama Obat Pencegah Kehamilan di Apotik Paling Ampuh Supaya Tidak Hamil

Nama Obat Pencegah Kehamilan di Apotik dan Jamu Supaya Tidak Hamil
Nama Obat Pencegah Kehamilan di Apotik dan Jamu Supaya Tidak Hamil

Banyak wanita menggunakan obat pencegah kehamilan di apotik setelah melakukan hubungan. Pil KB adalah salah satu jenis obat dalam mencegah kehamilan yang paling mujarab. Namun ternyata, terdapat juga berbagai pilihan  jenis obat maupun jamu yang dapat digunakan untuk mencegah kehamilan. Untuk itu, berikut ini adalah beberapa daftar nama obat dan jamu dalam mencegah kehamilan berserta cara penggunaannya.

  1. Pil KB

Pil KB merupakan obat pencegah kehamilan yang paling banyak digunakan oleh para ibu. Obat pencegah kehamilan di apotek ini bisa didapatkan dengan harga yang cukup terjangkau. Selain itu, obat ini sangat ampuh untuk digunakan dalam mencegah kehamilan dengan dua cara kerja. Cara pertama adalah dengan mencegah ovarium dalam melepaskan sel telur dan yang kedua adalah dengan mempertebal leher rahim sehingga sperma akan sulit bergerak ke rahim.

Terdapat dua jenis Pil KB yang terdapat di pasaran, yaitu:

  • Pil KB Progesteron

Pil KB ini diberikan kepada ibu pascapersalinan atau dalam masa menyusui. Kandungan progesteron yang dimilikinya mampu menjaga produksi ASI cukup bagi bayi.

  • Pil KB Kombinasi Progesteron dan Estrogen

Pil KB ini lebih efektif digunakan dalam mencegah kehamilan dibandingkan dengan jenis lainnya. Namun, kandungan yang dimilikinya juga mampu mengurangi produksi ASI sehingga tidak disarankan untuk digunakan oleh ibu dalam masa menyusui.

Baca: FG Troches untuk Ibu Menyusui dan Ibu Hamil: Dosis, Efek Samping dan Amankah?

2. Kontrasepsi Darurat

Obat pencegah kehamilan selain Pil KB yang dapat ditemui adalah kontrasepsi darurat. Resminya, nama obat supaya tidak hamil ini adalah Intra Uterine Device (IUD). Pil ini menjadi solusi praktis dalam mencegah kehamilan. Keberhasilan obat ini pun terbilang tinggi, yakni berada diangka 98%.

Cara mengkonsumsi obat pencegah kehamilan setelah berhubungan ini cukup mudah. Pil ini dikonsumsi maksimal 72 jam pertama setelah berhubungan. Namun, pengonsumsiannya patut diperhatikan karena obat ini tidak dapat digunakan secara sembarangan. Obat ini digunakan ketika pengguna tidak menggunakan Pil KB sebelumnya dan hanya digunakan sekali setelah berhubungan badan.

 

3. Jamu Pencegah Kehamilan

Selain dengan menggunakan obat-obatan, jamu herbal dapat digunakan untuk mencegah kehamilan. Cara membuat jamu pencegah kehamilan ini cukup mudah. Berikut adalah cara pengolahannya.

  1. Siapkan 2 buah kunyit berukuran 3 cm. Kemudian, panggang kunyit di atas api kecil. Pastikan agar kunyit tidak gosong.
  2. Tumbuk kunyit sampai halus. Lalu, campurkan ¼ sendok teh garam beryodium dan segelas air. Saring campuran kunyit hingga tidak ada ampas tersisa.
  3. Minum jamu ini selama kurang lebih 1 minggu secara rutin, pagi dan malam hari.

Rekomendasi obat dan jamu di atas adalah cara efektif dalam mecegah terjadinya kehamilan pada wanita. Meskipun keberhasilannya tidak 100%, obat dan jamu ini adalah cara paling aman untuk digunakan. Perlu dicatat, jangan menyalahgunakan penggunaannya karena obat pencegah kehamilan ini khusus digunakan oleh pasangan suami istri.

Jadi sekarang sudah tahu kan apa saja nama-nama Obat Pencegah Kehamilan di Apotik Supaya Tidak Hamil. Pastikan untuk menggunakan salah satunya saja, dan jika ragu kamu juga bisa konsultasikan dulu pada Dokter terkait penggunaannya agar lebih tepat.

Baca: Efek Minum Kiranti Dapat Mencegah Kehamilan, Fakta atau Rumor?