Salep Betametason: Kandungan, Petunjuk Pemakaian, Efek samping dan Dosis

Posted on

Nurulku.com – Salep betametason merupakan obat salep yang sering digunakan oleh banyak orang, tidak hanya salep, betametason tablet  pun juga ada. Obat jenis kortikosteroid oles / steroid topical ini mampu mengurasi inflamasi pada kulit yang disebabkan oleh eksim, dermatitis, bahkan alegi. Salep betametason untuk jerawat juga banyak yang menggunakannya, penyakit kulit ini pernah dirasakan hampir seluruh orang di muka bumi. Lalu apa saja kah kandungan betametason tabet atau salep ini dan seperti apakah bila dibandingkan dengan produk lain? Simak ulasan kami untuk lebih lengkapnya, anda juga akan menemukan khasiat lainnya seperti salep betametason untuk bisul.

Kandungan salep betametason

Salep Betametason - Kandungan Petunjuk Pemakaian Efek samping dan Dosis
Salep Betametason – Kandungan Petunjuk Pemakaian Efek samping dan Dosis

Salep betametason memiliki banyak kandungan sebagai perobatan, salah satunya adalah untuk menyembuhkan infeksi yang disebabkan oleh jamur ataupun bakteri. Salep ini juga mampu membantu penyerapan steroid oleh kulit karena mengandung asam salisilat. Beberapa penyakit sepeti arthritis , lupus, psoriasis, serta asma juga mampu disembuhkan, karena dia mencegah terlepasnya senyawa kimia oleh tubuh. Apabila tidak dicegah, hal tersebut mampu menyebaban peradangan.

Beberapa penyakit kulit yang menimbulkan radang akut adalah penyakit eksema, dermatitis, herpeftiformis, dermatitis kontak, dermatitis venenata, psoriasis, dan ntertrigo. Kesemuanya tu mampu disembuhkan dengan salep ini. Banyak para remaja yang menggunakan Salep betametason untuk jerawat, maka penggunaan pada wajah seperti ini harus sesuai petunjuk dokter. Karena obat ini pada dasarnya khusus untuk kulit, dan sebaiknya tidak digunakan pada bagian wajah, selangkangan, dan ketiak. Sehingga perlu petunjuk dokter apabila memang harus  digunakan di bagian-bagian sensitive itu .

Petunjuk pemakaian salep betametason

Penggunaan salep ini cukup mudah, tinggal dioleskan pada kulit yang sakit dengan petunjuk dari dokter. Terutama bagi ibu hamil dan menyusui harus ditanyakan pada dokter yang bersangkutan terlebih dahulu.

  • Efek Samping Salep Betametason

Pada dasarnya, penggunaan betametason tablet ataupun salep hanya untuk jangka pendek, apabila dipakai jangka panjang dan berlebihan maka menimbulkan resiko. Resiko yang ditimbulkan adalah gangguan kelenjar adrenal, utamanya mengena pada anak-anak. Para ahli medis pun melarang obat ini dipakai untuk anak-anak yang berusia kurang dari umur 1 tahun.

Perlu anda perhatikan juga bahwa penggunaan salep ini harus sebisa mungkin hati-hati. Apabila terkena luka robek, mulut, hidung, luka bakar, atau mata, segeralah anda untuk membasuhnya dengan air. Hal tersebut diakukan sebaga upaya pencegahan agar tidak menimbulkan penyakit-penyakit lain yang memang tidak diinginan. Jika salep betametason tekena mata berkali-kali, resiko yang akan muncul adalah memperburuk penyakit katarak dan glakoma.

  • Cara Pakai Salep Betametason

Pemakaian maksimal hanya 5 hari pada bagian kulit-kulit yang tipis seperti wajah, lipatan tangan, dan kulit bayi.

Apabila terjad reaksi alergi ataupun overdosis yag terjadi, maka segeralah menemui dokter agar lebih cepat ditangani. Anda tidak boleh menambah ataupun mengurang dosis yan telah diberikan dokter ataupun petujuk pada kemasan salep. Jangan lupa untuk selalu mencuci serta membersihkan tangan sebelum anda memakai salep betametason untuk bisul dan penyakit lainnya.

Setelah anda mengoleskan salep betametason pada area yang terpengaruh, gosoklah secara perlahan sampai merata. Anda juga bisa menambahkan pelembab pada kulit setelah pemakaian salep, namun sebelumnya biarkan salep ini meresap ada kulit terlebih dahulu.

  • Dosis penggunaan salep betametason

Gunakan takaran ruas ujung jari dalam penggunaan salep betametason dengan salep ditempelkan pada ujung jari orang dewasa hingga ruas jari pertama. Satu takaran tersebut bisa digunakan untuk 2 kali ukiran telapak tangan milik orang dewasa, untuk dosisnya per hari digunakan sebanyak 2 kali saja. Pada dosis umumnya, tergantung pada lolasi ataupun area pada kulit yang terkena infamasi.

Rata-rata penggunaan untuk orang dewasa adalah 7 – 14 hari sampai gejala benar-benar hilang. Bereda dengan orang dewasa, hanya diperbolehkan memakai maksimal 5 hari.

Karena masing-masing kulit memiliki reaksi yang berbeda terhadap suatu obat, salep ini pun juga begitu. Efek samping yang umum terjadi apabila ada ketidak cocokan pemakaian obat adalah sensasi rasa bakar ataupun panas. Selain tu anda juga bisa merasa gatal-gatal, kulit menjadi kering serta tipis, warna kulit berubah, bahkan warnanya memerah atau terlihat memar. Apabila ditemui tanda-tanda efek samping seperti di atas, segera hentilan pemakaian dan hubungi dokter anda.

Demikian pemaparan kami mengenai kandungan, petunjuk pemakaian, serta dosis pada salep betametason. Semoga bermanfaat bagi anda.

Baca: Obat Salep Benoson untuk Infeksi Bakteri, Iritasi Kulit, Jerawat dan Eksim