Ciri-Ciri Otot Polos: Jenis, Fungsi, Jaringan dan Gambar

Posted on

Ciri-Ciri Otot Polos tentu jadi hal penting yang harus kamu ketahui jika kamu sedang belajar di sekolah. Yang tak kalah penting juga untuk kamu ketahui soal otot polos ini adalah fungsi otot polos dan jaringan otot polos. Jika kamu sudah paham itu semua barulah pelajari gambar otot polos. Namun, jika masih belum mengetahui atau baru mengetahui namun hanya sebagian saja. Maka, coba baca ulasan yang ada dibawah ini. Karena akan coba kami jelaskan secara lengkap mulai dari jenis, fungsi, jaringan hingga gambar dari otot polos itu sendiri.

Ciri-Ciri Otot Polos - Jenis Fungsi Jaringan dan Gambar
Ciri-Ciri Otot Polos – Jenis Fungsi Jaringan dan Gambar

Ciri Otot Polos, Fungsi, Jaringan dan Gambarnya

Salah satu ciri ciri otot polos adalah bekerja di luar kesadaran. Otot polos adalah otot yang memiliki jaringan yang dibentuk dari sel-sel otot. Bentuk otot ini seperti gelondong dimana masing-masing ujungnya meruncing dan bagian tengahnya bergelembung. Mari kita bahas lebih jauh tentang jenis otot ini.

  1. Jenis-jenis Otot Polos

Selain ciri ciri otot polos di atas, ada ciri lain yang dibedakan menurut jenis otot polos tersebut. Pada dasarnya, otot polos terbagi menjadi dua yaitu berunit ganda dan berunit tunggal. Otot yang berunit ganda terdiri dari serabut yang berbeda dan bekerja secara terpisah tanpa membantu serabut lainnya. Misalnya, di siliaris mata, otot piloerektor menyebabkan rambut menjadi berdiri, karena adanya rangsangan simpatis. Sedangkan otot yang berunit tunggal mempunyai ratusan hingga jutaan serabut dimana serabut tersebut saling berkontraksi dan membuat membran selnya menjadi saling melekat di tempat berbeda.

  1. Fungsi Otot Polos

Berikut ini adalah fungsi otot polos:

  • Menentukan peredaran darah pada arteri
  • Di dalam rahim wanita, otot ini berfungsi untuk mendorong bayi keluar
  • Otot sfingter pupil berfungsi untuk menyusutkan ukuran pupil
  • Di dalam kandung kemih, otot ini berfungsi mendorong keluarnya urine
  • Memindah makanan melalui saluran pencernaan
  • Membantu pergerakan sperma pada saluran reproduksi
  • Mempertahankan ukuran diameter arteri

 

3. Jaringan Otot Polos

Jaringan otot polos memiliki serabut kontraktil yang tidak dapat memantulkan cahaya secara selang seling sehingga membuat sarkoplasmanya tampak homogeni dan polos. Otot ini memiliki bentuk sel seperti gelondong, bagian tengahnya besar, dan memiliki ujung yang runcing. Pada setiap sel otot terdapat sebuah inti sel yang berada di tengah dan berbentuk pipih. Aktivitas otot terjadi di luar kesadaran manusia sehingga disebut juga sebagai otot involunter yang selnya dilengkapi dengan serabut dan sistem saraf otonom.

Kontraksi otot sangat lama dan lamban tapi tidak cepat lelah. Selain itu, terdapat alat-lat tubuh di bagian dalamnya yang juga disebut sebagai otot visera, contohnya pada pembuluh darah, saluran pencernaan, pembuluh limfa, saluran pernapasan, dan kandung kemih. Berfungsi untuk memberi gerakan di luar kehendak manusia seperti gerakan zat di sepanjang saluran pernapasan.

  1. Gambar Otot Polos
Gambar Otot Polos
Gambar Otot Polos

Gambar otot polos tersebut merupakan struktur otot yang memiliki ketebalan 3-10 mm dengan panjang 20-200 m. Inti sel berada di pusat dan berbentuk seperti cerutu. Bentuk membran sel terlihat seperti kantong invaginasi ke dalam sitoplasma yang setara dengan T-tubulus dari otot rangka. Sel-sel otot berlabuh ke jaringan ikat oleh lamina basal. Serat otot berada di percabangan bundel yang tidak berjalan secara permanen serta tidak memerlukan sistem yang kompleks.

Berdasarkan ciri-ciri otot polos, otot ini bekerja di luar kesadaran dalam tubuh manusia. Otot jenis ini sangat berperan penting dalam tubuh manusia karena berkaitan pula dengan peredaran darah arteri.

Sekarang kamu sudah tahu kan apa saja Ciri-Ciri Otot Polos itu? Penjelasan Jenis, Fungsi hingga Jaringan dan Gambar otot polospun telah diberikan diatas guna mempermudah kamu untuk memahami soal otot polos ini lebih jauh.

Baca: Obat Ketoprofen: Manfaat, Efek Samping, Dosis, Harga dan Bahayanya