Kabinet Burhanudin Harahap: Latar Belakang, Kendala, Kegagalan dan Penyebab Jatuhnya

Posted on

Kabinet Burhanudin Harahap dan Sepak Terjangnya tentu jadi satu hal yang sangat menarik untuk disimak. Kok bisa? memang seperti apa sih latar belakang terbentuknya kabinet burhanuddin harahap ini? Semasa kejayaannya dulu, kabinet burhanuddin harahap berhasil menyelenggarakan apa saja? kendala dan kegalan kabinet burhanuddin harahap apa sajakah yang jadi penyebab jatuhnya kabinet burhanuddin harahap? jika kamu belum mengetahui itu semua dan ingin memepelajarinya dengan lebih jauh lagi. Langsung saja dilihat ulasannya yang ada berikut ini

Kabinet Burhanudin Harahap: Kendala, Kegagalan serta Keberhasilan Kabinet 

Kabinet Burhanudin Harahap - Latar Belakang Kendala Kegagalan dan Penyebab Jatuhnya
Kabinet Burhanudin Harahap – Latar Belakang Kendala Kegagalan dan Penyebab Jatuhnya

Kabinet Burhanudin Harahap adalah sebuah kabinet koalisi antara beberapa partai dan hampir menjadi kabinet nasional karena partai yang tergabung mencapai 13 partai. Partai Masyumi mendominasi kabinet ini meskipun di dalamnya banyak partai lain juga yang terlibat. Dominasi partai Masyumi juga menjadikan kabinet ini sering kali disebut sebagai kabinet Masyumi.

  1. Latar Belakang Terbentuknya Kabinet Burhanuddin Harahap

Kabinet Burhanudin Harahap berperan sebagai oposisi partai Nasional Indonesia. Salah satu programnya adalah mengembalikan kembali kewibawaan moral pemerintah dimana yang dimaksud adalah kepercayaan Angkatan Darat serta masyarakat kepada pemerintah. Latar belakang terbentuknya kabinet Burhanuddin Harahap adalah untuk menggantikan Kabinet Ali-Wongso pada tanggal 12 Agustus 1955. Kabinet Ali-Wongso jatuh karena pengangkatan Kolonel Bambang Utoyo yang diangkat menggantikan Bambang Sugeng.

Akhirnya wibawa pemerintah jatuh pada Angkatan Darat. Lalu, Moh. Hatta menunjuk Burhanuddin Harahap untuk menjadi formatir kabinet pengganti. Kabinet ini resmi terbentuk tanggal 11 Agustus 1955 dan berdasarkan dengan Keputusan Presiden Nomor 141 tahun 1955 lalu mulai bekerja tanggal 12 Agustus 1955.

  1. Kabinet Burhanudin Harahap Berhasil Menyelenggarakan Banyak Program

Beberapa program yang direncanakan oleh kabinet ini adalah

  1. Mengembalikan kewibawaan pemerintah terutama kepercayaan masyarakat dan Angkatan Darat terhadap pemerintah
  2. Menyelenggarakan pemilihan umum
  3. Menyelesaikan segala perundang-undangan desentralisasi pada tahun 1955
  4. Menghilangkan segala faktor-faktor yang menjadi penyebab timbulnya inflasi
  5. Memberantas korupsi
  6. Melanjutkan perjuangan pengembalian Irian Barat dalam wilayah NKRI
  7. Mengembangkan politik kerja sama Asia-Afrika berdasarkan politik yang bebas aktif menuju perdamaian.

Kabinet Burhanudin Harahap berhasil menyelenggarakan tiga program berikut:

  1. Perbaikan ekonomi, yaitu berhasil mengendalikan harga
  2. Berhasil mengadakan pemilihan umum untuk membentuk anggota DPR
  3. Berhasil mengembalikan kembali wibawa pemerintah di mata Angkatan Darat

 

3. Kendala Kabinet Burhanuddin Harahap

Pada masa kepemerintahannya, kabinet ini tidak luput dari beberapa kendala. Berikut adalah kendala kabinet Burhanuddin Harahap:

  1. Kurangnya rasa percaya masyarakat terhadap kabinet ini karena banyaknya jumlah partai yang berkoalisi padahal ada beberapa partai yang bertindak sebagai oposisi.
  2. Banyaknya mutasi yang terjadi dalam lingkungan pemerintah yang menimbulkan ketidak-tenangan.

4. Kegagalan Kabinet Burhanuddin Harahap dan Penyebab Jatuhnya

Kabinet ini hanya berhasil memerintah selama 5-6 bulan, meskipun memperoleh banyak keberhasilan. Sebenarnya dalam menjalankan kabinet ini, pemerintahan menjadi kompak dan utuh serta tidak adanya keretakan serta pertentangan partainya. Selain itu, partai oposisi juga tidak berusaha untuk menjatuhkan kabinet. Hanya saja penyebab jatuhnya kabinet Burhanuddin Harahap adalah karena kurang mendapatkan restu dari presiden.

Jadi, kegagalan kabinet Burhanudin Harahap bukan karena keretakan yang ada pada kabinet. Tetapi penyebab kabinet ini terhenti sebenarnya adalah karena merasa tugasnya sudah selesai. Akhirnya kabinet ini resmi mengakhiri masa pemerintahannya pada tanggal 26 Maret 1956.

Kabinet ini sebenarnya kabinet yang tidak lekat dengan permasalahan bahkan dapat dikatakan baik dan sukses dalam menjalankan pemerintahannya. Sehingga, kabinet Burhanuddin Harahap termasuk kabinet yang berpengaruh besar pada sejarah pemerintahan Indonesia.

Berikut itulah sekilas info mengenai Kabinet Burhanudin Harahap mulai dari Latar Belakang, Kendala, Kegagalan dan Penyebab Jatuhnya kabinet yang satu ini. Semoga bisa memberikan informasi yang jelas kepada anda semuanya sehingga paham dan mampu menjawab semua pertanyaan diatas dengan baik.

Baca: Pendiri Kerajaan Demak, Latar Belakang, Masa Kejayaan dan Runtuhnya