Pengertian Diferensiasi Sosial Menurut Para Ahli: Ciri, Macam dan Bentuk-bentuknya

Posted on

Pengertian Diferensiasi Sosial ternyata masih banyak loh yang tidak mengetahuinya. Meskipun sudah lebih dari 72 tahun merdeka, masih banyak masyarakat Indonesia yang belum memahami pengertian diferensiasi sosial menurut para ahli secara mendalam. Yang tak kalah pentingnya lagi kamu juga harus mengetahui ciri ciri diferensiasi sosial, bentuk bentuk diferensiasi sosial serta macam macamnya. Kalau sudah paham itu semua, maka kamu baru bisa memberikan contoh diferensiasi sosial yang ada pada praktek kehidupan sehari-hari. Untuk lebih mendalaminya, langsung saja dilihat dibawah ini penjelasannya.

Diferensiasi Sosial: Pengertian, Ciri, Bentuk dan Macam-macamnya

Pengertian Diferensiasi Sosial Menurut Para Ahli - Ciri Macam dan Bentuknya
Pengertian Diferensiasi Sosial Menurut Para Ahli – Ciri Macam dan Bentuknya

Pengertian akan diferensiasi sosial sangat penting untuk diketahui dan dibutuhkan mengingat Indonesia dihuni oleh masyarakat yang berasal dari berbagai macam suku, ras dan budaya. Terdapat banyak faktor yang harus diperhatikan mengenai diferensiasi sosial.

  1. Pengertian Diferensiasi Sosial Menurut Para Ahli

Banyak sumber yang dapat kita jadikan pedoman dalam pengertian diferensiasi sosial, salah satunya dengan cara mengutip apa yang pernah dikatakan para ahli. Salah satu ahli sosiologi bernama Soerjono Soekanto memandang diferensiasi sosial sebagai variasi pekerjaan yang ert kaitannya dengan prestise inidvidu maupun kelompok dalam masyarakat. Pengertian diferensiasi sosial menurut para ahli memang lebih mudah kita jadikan pedoman lantaran mereka memang ahli dalam bidangnya.

2. Ciri-Ciri Diferensiasi Sosial

Ciri ciri diferensiasi sosial dibedakan menjadi tiga. Yang pertama tentu ciri fisik yang jelas dapat kita lihat dengan mata telanjang karena ciri ini didapati karena adanya perbedaan warna kulit, rambut, hingga bentuk mata. Ciri yang kedua ialah ciri sosial, yang mana bisa kita bedakan melalui kinerja atau pengaruh seseorang di tengah kehidupan masyarakat. Ciri ketiga ciri budaya, yang hanya bisa kita bedakan ketika kita sudah lebih jauh dalam mengeneal sesorang.

3. Macam-Macam Diferensiasi Sosial

Seperti halnya ciri ciri, macam macam diferensiasi sosial juga dikerucutkan menjadi tiga kategori. Yang pertama adalah ras, yang juga dapat kita bedakan dari warna kulit seseorang, jenis rambut, warna bola mata hingga postur tubuh. Kategori kedua ialah suku dan bangsa, yang seringkali dapat kita cermati dari bahasa seseorang dan bagaimana cara mereka berbicara. Yang terkahir adalah agama, yang dapat kita tilik dari bagaiman seseorang meyakini iman yang mereka percayai.

Diferensiasi tentang agama merupakan contoh diferensiasi sosial paling sensitif yang sering muncul ke permukaan. Tak jarang masyarakat berpikir dangkal ketika membicarakan masalah agama. Hal yang sebenarnya sederhana menjadi rumit dan memicu permusuhan. Oleh karenanya diferensiasi agama patutnya dapat diolah dengan bijaksana.

4. Bentuk-Bentuk Diferensiasi Sosial

Sejalan dengan dua faktor sebelumnya, bentuk bentuk diferensiasi sosial juga digolongkan menjadi tiga bagian. Bentuk pertama adalah berdasarkan jenis kelamin yang jelas dapat dengan mudah kita identifikasi. Bentuk kedua ialah berdasarkan klan atau garis keturunan seseorang. Bentuk ketiga dapat kita lihat dari profesi seseorang atau bagaimana cara mereka mencari uang untuk bertahan hidup.

Membahas mengenai diferensiasi sosial hendaknya harus dengan kepala dingin. Sedikit saja ada pihak yang merasa tersinggung, perpecahan rawan terjadi. Itulah sebabnya seluruh masyarakat Indonesia wajib hukumnya untuk memahami pengertian diferensiasi sosial, guna menghindari hal-hal yang tak seharusnya terjadi.

Berikut itulah artikel kali ini yang berjudul Pengertian Diferensiasi Sosial Menurut Para Ahli: Ciri, Macam dan Bentuk-bentuknya. Semoga bisa membuat kamu tahu dan paham soal Diferensiasi Sosial yang ada di masyarakat.

Baca: Karakteristik Masyarakat Multikultural (Majemuk): Pengertian dan Ciri-ciri