Pengertian Pasar Persaingan Sempurna dan Tidak Sempurna: Ciri-ciri dan Contoh

Posted on

Pengertian Pasar Persaingan Sempurna itu apa? Untuk memahami pengertian pasar persaingan sempurna, bayangkanlah situasi jual beli, baik di pasar maupun di supermarket. Kegiatan jual beli, penyediaan barang dan permintaan pembeli merupakan beberapa komponen yang membentuk pasar yang bisa dijadikan contoh pasar persaingan sempurna. Namun tentu saja, ada beberapa hal yang harus dimiliki dan dipahami oleh pembeli dan penjual agar dapat mencapainya. Untuk itu penting kiranya terlebih dulu mengetahui juga ciri ciri pasar persaingan sempurna dan pasar persaingan tidak sempurna agar dapat lebih paham. Untuk lebih jelasnya lagi, langsung saja yuk dilihat dibawah ini ulasannya

Pengertian Pasar Persaingan Sempurna

Pengertian Pasar Persaingan Sempurna dan Tidak Sempurna: Ciri-ciri dan Contoh
Pengertian Pasar Persaingan Sempurna dan Tidak Sempurna: Ciri-ciri dan Contoh

Transaksi antara penjual dan pembeli akan membentuk dua kemungkinan kondisi, yakni pasar persaingan sempurna dan tidak sempurna.

Secara umum, pengertian pasar persaingan sempurna adalah kondisi dimana banyak produsen menjual satu komoditi yang sama dan memberi kebebasan pada konsumen untuk memilih toko manapun. Sehingga dalam hal ini, harga jual tidak ditentukan oleh penjual dan pembeli, melainkan oleh harga jual rata-rata. Dengan kata lain, pasar persaingan sempurna menggambarkan keseimbangan antara permintaan konsumen dan penyediaan barang oleh produsen.

  • Contoh Pasar Persaingan Sempurna

Pada kenyataannya, kondisi pasar persaingan sempurna murni agak sulit ditemukan di Indonesia. Beberapa contoh pasar persaingan sempurna yang mendekati kriteria dasar adalah pasar bahan pangan dan pasar beras. Namun demikian, harga pasar seharusnya benar-benar merupakan harga rata-rata, sedangkan terkadang pemerintah ikut ambil bagian dalam kestabilan harga pasar. Pasar bahan pangan sebenarnya merupakan gambaran yang paling mendekati dari pasar persaingan sempurna, jika dilihat dari harga masing-masing komoditas. Jika si penjual menjual terlalu murah, maka ia akan mengalami kerugian, dan juga berlaku sebaliknya.

  • Ciri Pasar Persaingan Sempurna

Untuk melihat apakah sebuah tempat jual beli merupakan pasar persaingan sempurna, seseorang harus mengetahui kriterianya. Ada empat ciri ciri pasar persaingan sempurna, yaitu: homogenitas produk, pengetahuan yang baik, kemudahan akses untuk produsen, dan harga murni.

Ciri pertama menggambarkan jenis produk yang dijual. Sedangkan ciri kedua mendeskripsikan pemahaman penjual dan pembeli mengenai harga rata-rata di pasaran. Dalam pasar persaingan sempurna, produsen dapat keluar masuk pasar dengan mudah, karena hal ini tidak berpengaruh pada harga komoditas. Harga murni merupakan harga pasaran, tanpa pengaruh produsen maupun konsumen.

  • Pasar Persaingan Tidak Sempurna

Sebagian pasar tergolong ke dalam pasar persaingan tidak sempurna. Dalam hal ini, ada ketidakseimbangan antara jumlah penjual dan pembeli. Dalam pasar persaingan tidak sempurna, tidak semua produsen dapat masuk untuk menawarkan komoditasnya. Dengan demikian, para penjual dapat mengatur harga sesuai keinginan mereka. Beberapa contoh pasar persaingan tidak sempurna adalah pasar oligopsoni, monopsoni, oligoponi, monopolistik, dan monopoli.

Dengan menyediakan satu jenis barang, produsen dan konsumen memiliki kemungkinan yang minim untuk mengendalikan harga barang tersebut. Selain itu, kondisi ini menguntungkan kedua belah pihak, dimana produsen dan konsumen dapat bertemu langsung untuk melakukan transaksi jual beli. Namun demikian, dalam pengertian pasar persaingan sempurna tidak mengikat si penjual untuk menjaga kualitas produknya.

Berikut itulah ulasan mengenai Pengertian Pasar Persaingan Sempurna dan Tidak Sempurna yang juga diberikan pula Ciri-ciri serta Contohnya yang bisa anda baca diatas. Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan mampu menambah pengetahuan kita mengenai pasar yang satu ini.

Baca: Ciri Pasar Persaingan Sempurna: Pengertian dan Contohnya