Contoh Pasar Persaingan Sempurna: Pengertian, Kelebihan dan Kekurangan

Posted on

Contoh Pasar Persaingan Sempurna dalam kehidupan sehari-hari sebenarnya sudah seringkali dibahas. Contoh pasar persaingan sempurna dapat ditemukan dimanapun termasuk di Indonesia. Dalam pasar persaingan sempurna terdapat berbagai aturan yang harus diikuti dan dijalankan. Aturan-aturan inilah yang tetap membuat sebuah pasar dinamai pasar persaingan sempurna. Agar dapat memahami nya lebih baik, kamu juga sangat disarankan untuk mengetahui apa contoh pasar monopoli serta contoh kasus pasar persaingan sempurna. Berikut dengan kelebihan dan kekurangan pasar persaingan sempurna. Langsung saja agar tak banyak basa-basi dan sampai pada intinya, silahkan dilihat dibawah ini ulasannya.

Contoh Pasar Persaingan Sempurna: Kekurangan dan Kelebihan

Contoh Pasar Persaingan Sempurna - Pengertian Kelebihan dan Kekurangan
Contoh Pasar Persaingan Sempurna – Pengertian Kelebihan dan Kekurangan

Penjelasan soal Ciri Pasar Persaingan Sempurna sebenarnya sudah pernah kami bahas. Namun tak ada alahnya mengulang itu kembali sebagai pengingat agar kita semua bisa benar-benar memahaminya dengan lebih baik lagi.

 Berikut ini adalah berbagai penjelasan dari pasar persaingan sempurna:

  1. Pasar Persaingan Sempurna dan Tidak Sempurna

Dalam ilmu perekonomian, terdapat istilah pasar persaingan sempurna dan tidak sempurna. Pasar persaingan sempurna memiliki peraturan yaitu harga produk ditentukan oleh permintaan dan penawaran dari pihak pembeli dan penjual sedangkan pada pasar persaingan tidak sempurna harga dikuasai oleh penjual dan tidak ada tawar menawar. Kemudian, untuk keluar masuk pasar ini juga mudah dan tidak perlu ada campur tangan pemerintah. Apabila mencari contoh pasar persaingan sempurna, maka pasar ini dapat ditemukan dimanapun dan jumlahnya tersebar di Nusantara.

Di dalam pasar ini ada banyak penjual dan pembeli, namun penjual akan sulit untuk mendapatkan untung yang tinggi meskipun penjual adalah pengambil harga karena peraturan tersebut. Di dalam pasar ini barang-barang yang dijual bersifat homogen. Contoh pasar persaingan sempurna dalam kehidupan sehari-hari dapat ditemukan di sudut-sudut kota yang menjual berbagai macam beras. Di dalam pasar tersebut hanya ada satu jenis barang dagangan dan barang tersebut hanyalah beras. Meskipun begitu karena hanya ada satu jenis barang yang diperjualbelikan penjual berhak untuk mempromosikan barangnya dengan mengubah harga sebelum penawaran.

2. Kelebihan dan Kekurangan Pasar Persaingan Sempurna

Pasar persaingan sempurna memiliki kelebihan apabila dilihat dari sisi pembeli; harga yang didapatkan adalah harga termurah sehingga jumlah barang ya dibeli pun dapat dimaksimalkan. Dari sisi penjual kelebihan dari pasar persaingan sempurna hanyalah kemudahan bagi penjual untuk membuka atau menutup usahanya serta kemudahan bagi penjual untuk menghabiskan barangnya. Namun meskipun begitu penjual tidak akan mendapatkan untung yang besar karena terdapat sistem tawar menawar dalam pasar persaingan sempurna. Itulah kelebihan dan kekurangan pasar persaingan sempurna.

Dalam pasar persaingan sempurna itu salah satu kekurangan yang dapat dikatakan sebagai kasus juga ada. Contoh kasus pasar persaingan sempurna adalah ketika harga daging sapi naik dari Rp90.000 menjadi Rp100.000 per kilogramya. Hal ini dikarenakan oleh kuota daging sapi impor yang dibatasi dan produksi dalam negri juga minim. Kasus ini membuat para pedagang daging di pasar persaingan sempurna terutama wilayah Jakarta mogok berjualan.

3. Pasar Persaingan Sempurna dan Pasar Monopoli

Pada pasar persaingan sempurna terdapat banyak pedagang yang menjual barang homogen dan juga dalam pasar ini akan selalu ada banyak pembeli yang menawar barang dagangan tersebut. Namun pada pasar monopoli, harga barang yang dijual ditentukan oleh pemerintah dan tidak ada tawar menawar. Di dalam pasar inipun hanya ada satu penjual saja namun pembelinya banyak. Contoh pasar monopoli ini adalah PLN, Pertamina, Telkom, PT. KAI, dan lain-lain.

Di dalam pasar persaingan sempurna tidak ada persaingan yang terlalu ketat karena barang dagangan yang dijual adalah kebutuhan pokok seperti makanan maka barang dagangan tersebut pasti akan habis. Kemudian, barang-barang dagangan yang dijual pun akan lebih segar. Pasar tradisional adalah salah satu contoh pasar persaingan sempurna.

Bagaimana, apa sudah lebih jelas lagi sekarang soal Contoh Pasar Persaingan Sempurna? Semoga jelas ya, jadi jika pertanyaan semacam ini muncul kamu bisa menjawabnya dengan mudah!

Baca: Pengertian Motif Ekonomi, Macam Motif Ekonomi dan Contoh